Wednesday, July 26, 2017

Teks Cerita Sejarah (Pengertian, Jenis-jenis, Struktur, Ciri-ciri, Kaidah)

Teks Cerita Sejarah (Pengertian, Jenis-jenis, Struktur, Ciri-ciri, Kaidah) - Pada kesempatan kita kali ini akan membahas mengenai pengertian teks cerita sejarah, jenis-jenis teks cerita sejarah, struktur teks cerita sejarah, ciri-ciri teks cerita sejarah dan kaidah teks cerita sejarah.

Peristiwa sejarah merupakan peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Kejadian dalam peristiwa tersebut dianggap sebagai proses atau dinamika dalam suatu konteks historis. Sejarah termasuk ilmu empiris, karena sejarah sangat bergantung pada pengalaman manusia.

Peristiwa sejarah ini tidak semata-mata hanya menjadi cerita yang dikisahkan secara turun-temurun, tetapi sebagai bangsa yang cerdas kita harus mampu menggali nilai dan kearifan yang terkandung di dalamnya.

Untuk mengetahui apa dan bagaimana peristiwa sejarah yang terjadi di muka bumi ini, kita bisa mempelajari catatan dan rekaman sejarah dari sejumlah sumber. Pencatatan peristiwa yang terjadi pada masa lampau itu termasuk bentuk teks cerita ulang.

Teks Cerita Sejarah (Pengertian, Jenis-jenis, Struktur, Ciri-ciri, Kaidah)



Pengertian Teks Cerita Sejarah


Teks cerita sejarah adalah sebuah teks yang di dalamnya menceritakan/menjelaskan suatu fakta dan peristiwa yang terjadi di masa lalu yang menjadi latar belakang (asal muasal) terjadinya sesuatu yang mana kejadian tersebut memiliki nilai sejarah.

Sebuah teks cerita sejarah adalah sebuah usaha untuk merenkontruksi peristiwa yang terjadi di masa lalu. Oleh sebab itu, sejarah tidak serta merta bisa dijadikan solusi untuk memecahkan segala persoalan yang dihadapi saat ini.

Akan tetapi, sejarah memberi kemungkinan bagi siapapun yang memeroleh pengetahuan tentang berbagai usaha manusia di masa lalu, baik itu berupa keberhasilan maupun kegagalan, dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Oleh sebab itu, kalian harus jeli menggali kearifan yang bisa dipelajari atau direnungkan pada peristiwa sejarah.

Jenis-jenis Teks Cerita Sejarah


Secara umum teks cerita sejarah dapat dibedakan menjadi 2 jenis , yaitu:

Teks Cerita Sejarah Fiksi


Cerita sejarah fiksi yaitu cerita sejarah yang tidak nyata. Jenis-jenis cerita sejarah fiksi adalah:

  • Cerpen : jenis karya sastra yang memaparkan kisah ataupun cerita tentang kehidupan manusia lewat tulisan pendek.
  • Legenda : cerita rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dengan peristiwa sejarah.
  • Novel : karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.
  • Roman : sejenis karya sastra dalam bentuk prosa atau gancaran yang isinya melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing.


Teks Cerita Sejarah Non-Fiksi


Cerita sejarah non fiksi yaitu cerita sejarah yang nyata. Jenis-jenis cerita sejarah non-fiksi adalah:

  • Biografi : kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang. 
  • Autobiografi : biografi yang ditulis oleh subjeknya (atau, dalam penggunaan modern, dikarang bersama-sama dengan penulis lain dan disebutkan sebagai "sebagaimana diceritakan" atau "dengan").
  • Catatan sejarah 
  • Cerita perjalanan


Struktur Teks Cerita Sejarah



  1. Orientasi : bagian ini merupakan pembukaan/pengenalan dari teks cerita sejarah.
  2. Urutan peristiwa : bagian ini merupakan rekaman peristiwa sejarah yang telah terjadi, umumnya disampaikan dalam urutan kronologis. 
  3. Re-orientasi : bagian ini merupakan komentar pribadi penulis tentang kejadian atau peristiwa sejarah yang diceritakan. Reorientasi boleh ada atau boleh tidak. Sesuai keinginan penulis teks cerita sejarah.


Ciri-ciri Teks Cerita Sejarah



  1. Bentuk teks cerita ulang “recount”.
  2. Disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa atau urutan kejadian.
  3. Sering menggunakan konjungsi temporal.
  4. Struktur teksnya: orientasi, urutan peristiwa, reorientasi.
  5. Isi berupa fakta.


Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah



  • Pronomina (kata ganti): jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Contohnya adalah saya, kapan, -nya, ini.
  • Frasa Adverbial: kata yang menunjukan kejadian atau peristiwa, waktu, dan tempat.
  • Verba Material: kata kerja berimbuhan yang mengacu pada tindakan fisik, atau pun perbuatan yang dilakukan secara fisik oleh partisipan, contohnya menulis, mengepel, menyapu. 
  • Konjungsi Temporal (kata sambung waktu): berfungsi menata urutan peristiwa yang diceritakan. Umumnya banyak menggunakan kata penghubung temporal.


Baca juga: Teks Diskusi (Pengertian, Tujuan, Struktur, Contoh, Ciri-ciri, Jenis)

Demikianlah artikel kali ini tentang Teks Cerita Sejarah (Pengertian, Jenis-jenis, Struktur, Ciri-ciri, Kaidah). Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.

Berkomentarlah dengan bijak
EmoticonEmoticon